Posts

Sewa wifi China jaringan unlimited untuk menjelajahi destnasinya, negara yang sudah dikenal sejak sekitar 7 abad yang lampau. Dikenal sebagai negara terbesar di Asia dan dijuluki sebagai negara tirai bambu, China yang memiliki perpaduan keindahan antara budaya kuno dan modern. China juga terkenal dengan keindahan alamnya yang berkesan misterius dan eksotis. Dengan segala hal yang kompleks terkait padatnya penduduk, membuat ras China begitu dikenal sehingga hampir semua negara di dunia pasti ada ditemui kawasan yang khusus dihuni oleh orang-orang ras China alias Chinatown.

Saat ingin pergi ke China dan mencari tempat wisata populer di sana, pasti rekomendasi yang muncul adalah tempat wisata yang wajib dikunjungi seperti Tembok Besar China, Forbidden City atau Museum Patung Terrakota. Memang unik, namun bila kamu menginginkan tempat yang tak biasa dan jarang dikunjungi wisatawan, berikut beberapa tempat tak biasa yang layak dikunjungi saat berada di China.

Baca Juga ; Pilihan 7 Kota Kecil Terbaik di Eropa

Yading

sewa wifi china

Yading berada di Kabupaten Daocheng, sebelah barat daya China, tepatnya di Provinsi Sichuan. Ini adalah tempat sempurna bagi para pecinta alam, karena merupakan cagar alam yang sangat indah sebagai upaya pemerintah melestarikan gunung sekaligus situs ziarah utama bagi kaum Tibet. Yading dikenal sebagai Tanah Salju, karena memang berada di ketinggian 3.750 meter di atas permukaan laut. Selama perjalanan di sini, kamu akan menemui tiga gunung suci, biara-biara yang damai, dan aneka pemandangan yang sungguh luar biasa dan menakjubkan.

Jingdezhen

sewa wifi china

Kota Jingdezhen berada di Provinsi Jiangxi, China. Kota yang dijuluki sebagai ‘ibukota porselen Tiongkok’ ini sangat sempurna bagi para penggemar sejarah. Di sini, para penduduk telah membuat berbagai barang berbahan keramik sejak jaman dinasti dan masih bertahan hingga jaman modern saat ini. Jadi, selama kurang lebih 1.700 tahun terakhir, kota Jingdezhen telah menyempurnakan dan memproduksi porselen dengan kualitas terbaik. Segala hal tentang sejarah kota keramik atau porselen ini, bisa disaksikan di museum yang memang didedikasikan untuk mengungkap sejarah dan produksinya.

Danau Kanas

danau kanas

Danau Kanas terletak di Prefektur Altay, Xinjiang, China. Danau yang berada di lembah Pegunungan Altai, ini berbatasan dengan negara Kazakhstan, Mongolia dan Rusia. Indahnya danau yang juga ditetapkan sebagai cagar alam ini sangat sempurna untuk kamu yang mendambakan istirahat dan relaksasi. Sebuah rahasia lokal, Danau Kanas tidak boleh dilewatkan bagi para wisatawan yang ingin berpetualang dan bersantai di atas air. Untuk menikmatinya, suasana cagar alam Danau Kanas yang asri nampaknya cocok untuk kamu yang menginginkan kedamaian setelah penat bekerja.

Xishuangbanna

china

Xishuangbana merupakan prefektur otonom Tai Lu yang berada di ujung selatan Yunnan, China. Daerah ini ‘melangkahi’ Sungai Mekong, tempat yang paling sempurna bagi kamu yang tergolong ‘biang pesta’. Mengapa demikian? Sebab Xishuangbanna yang dikenal sebagai ‘mini Thailand’ ini penuh dengan aneka ragam makanan lezat, hangatnya sinar matahari, serta berbagai acara festival yang menyenangkan, di sela hutan rimbun yang indah dan peluang untuk melakukan perjalanan trekking yang menantang.

Guoliang

china

Ini adalah sebuah terowongan dengan panjang 1.200 meter yang berada di Pegunungan Taihang, Provinsi Henan, China. Sangat sempurna bagi kamu yang suka hal ekstrim dalam perjalanan. Terowongan yang dibuka untuk jalur lalu lintas di tahun 1977 ini cukup ekstrim setelah dibangun selama lima tahun. Karena dengan lebar 4 meter dan tinggi 5 meter, jalur terowongan ini hanya muat dilewati oleh sebuah mobil berukuran kecil. Padahal, jalur ini berada di ketinggian 1.700 meter, sehingga siapa pun yang melintasi jalur terowongan yang sempit ini akan merasakan kengeriannya.

Zhangjiajie

Coiling Dragon Cliff Skywalk

Satu lagi tempat ekstrim yang tak biasa, yaitu Coiling Dragon Cliff Skywalk. Tempat wisata yang terletak di Gunung Tianmen, Taman Nasional Zhangjiajie, Provinsi Hunan, China ini baru diresmikan tahun 2016. Sebagaimana namanya, jalur berupa jembatan kaca sepanjang 100 meter dengan lebar jembatan 1,6 meter, berada di ketinggian 4.900 kaki atau sekitar 1.403 meter di pinggir tebing curam. Pemandangan eksotis tebing yang begitu tinggi dapat terlihat tepat di bawahmu, karena pijakan terbuat dari kaca transparan. Ngeri atau keren?

 

Jadi, mana pilihan kamu? Setidaknya pada saat menentukan tujuan, kamu sudah cek informasinya. Jaman sekarang mudah sekali mencari informasi, karena dunia internet telah menyediakan ‘segalanya’. Namun saat di perjalanan, tak jarang kamu sulit menemukan jaringan wifi yang bisa diakses. Itulah mengapa, sangat disarankan untuk terlebih dulu sewa wifi China saat berada di negara tersebut, agar koneksi internet yang kamu butuhkan selalu tersedia.

Salah satu layanan internet terbaik adalah yang diberikan oleh wifirepublic. Dengan jaringan kuat yang sudah bisa diakses di lebih dari 130 negara di dunia, penggunaannya pun mudah karena kamu tak perlu registrasi lagi saat masuk ke negara tujuan. Terlebih lagi paket-paket yang ditawarkan juga harganya cukup terjangkau. Dengan cara yang mudah dan murah inilah yang menjadikannya sebagai salah satu rekomendasi terbaik layanan internet lintas negeri. Jadi, sangat tepat untuk menemani perjalanan menjelajah China dan negara-negara lainnya di seluruh dunia.

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan Saat Menjelajah Negeri China? 

Temukan Ruang 

China merupakan negara yang indah dan penuh peluang bagi para wisatawan. Tak peduli apa motif dari para wisatawan, mau melihat budaya kuno, keindahan alam, atau kemegahan kota yang maju, semuanya butuh yang namanya informasi. Untuk itu bisa dilakukan dengan bertanya pada orang lain, mencari testimoni atau pengalaman dari orang lain tentang China di internet, dan berbagai cara-cara lainnya.

Saat ini, kebanyakan orang justru mencari tempat-tempat wisata yang mampu memberikan kedamaian dan ketenangan dibanding ingin melihat kemajuan kota. Karena itulah, temukan ruang yang tepat untuk kamu agar bisa menentukan destinasi wisata mana yang cocok dengan tujuanmu.

Hiking di China

China memiliki begitu banyak hal untuk dicoba oleh para pejalan kaki. Namun tidak sering dilihat sebagai tujuan hiking, tentunya di luar Great Wall yang terkenal. Misalnya ‘pendakian paling berbahaya di dunia’ di Gunung Hua hingga perjalanan lain yang lebih ringan. Baik berjalan kaki hingga beberapa kegiatan pendakian gunung, semuanya ada peningkatan baik keterampilan dan kemampuan di seluruh China! Apakah kamu sedang mencari perjalanan yang akan membuat kamu sibuk selama beberapa hari, atau hanya cara untuk menghabiskan waktu dan melihat sesuatu yang indah di hari libur, setidaknya sudah yakin kamu akan menemukan sesuatu yang cocok untuk kamu.

Tentu saja, salah satu cara terbaik untuk keluar dari jalur yang sulit adalah dengan mengikuti tur berkelompok. Saat kamu bepergian dengan pemandu wisata yang berpengalaman, mereka tahu semua tempat terbaik untuk dikunjungi, dari ‘permata’ tersembunyi di pusat kota yang ramai hingga tempat-tempat menakjubkan yang jarang dikunjungi yang bahkan tidak kamu kenal. Bepergian di luar jalur membantu mengurangi polusi dan kerusakan lain yang dapat dilakukan oleh beberapa bentuk pariwisata, memberikan dorongan ekonomi lokal, dan memberikan kenangan luar biasa kepada wisatawan yang tidak bisa mereka dapatkan dengan cara yang lain.

Sebelum ke China, Perhatikan Hal-hal Berikut!

Pada dasarnya, setiap daerah mempunyai hal-hal yang berbeda dari tempat kita berasal. Inilah yang mendorong kita untuk bisa beradaptasi agar dapat diterima di daerah tersebut. Maka bepergian ke daerah lain pasti akan menambah pengetahuan dan pengalaman kita, apalagi saat datang ke negara yang memiliki budaya dan bentang alam yang berbeda, seperti China ini misalnya.

​Di sini, akan dijumpai hal-hal yang berbeda dan unik. Mulai dari keindahan alamnya, ragam budayanya hingga berbagai peninggalan bersejarah yang sudah sangat kuno. Namun dengan adanya keunikan itulah, banyak tantangan yang dihadapi saat bepergian ke China. Maka, ada baiknya kamu simak beberapa hal berikut sebelum memutuskan untuk pergi ke China.

Waktu Terbaik Pergi ke China

China adalah sebuah negara yang luas dengan iklim yang variatif. Pada umumnya, waktu terbaik untuk pergi ke China adalah saat musim semi dan musim gugur, dimana hampir semua tempat wisata populer di China sedang berada pada iklim yang bersahabat bagi para wisatawan.

Meski di musim panas pun sebenarnya tak masalah, bila tak berkeberatan dengan suasana panas yang dirasakan. Saat ini menjadi waktu terbaik untuk berkunjung ke daerah terpencil China yang memiliki pemandangan menakjubkan seperti Tibet, Shangri-La atau Xinjiang yang terletak di China bagian barat.

Adapun musim dingin juga tergolong saat tak begitu banyak orang berwisata ke China. Pada saat inilah sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan harga transportasi, akomodasi dan biaya yang lebih rendah dibanding musim yang lain. Dan karena tergolong ‘low season’, tingkat keramaian wisatawan pun menjadi lebih rendah. Saat inilah waktu terbaik untuk menikmati indahnya pemandangan musim dingin di China.

Menikmati Keindahan Alamnya

Keindahan alam negeri China yang spektakuler menjadi salah satu alasan penting untuk mengunjunginya. Ada banyak destinasi wisata alam yang bisa dinikmati di sini. Saksikan kemegahan alam seperti misalnya Gunung Avatar yang ada di Taman Nasional Zhangjiajie, danau-danau berwarna hijau tosca di wilayah Jiuzhaigou, Sungai Li di Tibet dan banyak lagi wisata alam yang begitu cantiknya.

Mengatasi Kendala Komunikasi

Beberapa pengalaman wisatawan menyatakan bahwa kendala bahasa menjadi salah satu yang sulit diatasi. Sebab hampir semua penduduk China belum bisa berbahasa Inggris, bahkan saat di area layanan publik hingga pemandu wisata sekalipun. Apalagi di China banyak orang yang kadang bersikap ‘tertutup’ dan menolak untuk memberikan informasi saat ditanyakan tentang arah suatu tempat. Hal ini tentu menjadi kendala dalam berkomunikasi dan menjadi tantangan tersendiri untuk mengatasinya.

Maka para wisatawan yang berniat pergi ke China sudah selayaknya belajar bahasa Mandarin agar sedikit banyak memahami apa yang orang-orang bicarakan di sana, serta mampu berkomunikasi meski hanya di level dasar. Selain itu, catat apa saja yang penting seperti nama hotel tempat kamu tinggal atau ambil foto tempat yang ingin dituju agar mudah saat menunjukkan pada pengemudi taksi. Dan juga selalu sediakan peta saat berada dimanapun agar tak tersesat nantinya.

Kendala di China lainnya yaitu adanya pembatasan beberapa akses situs internet. Diantaranya Google, karena China memiliki situs dengan layanan serupa yaitu Baidu. Maka saat sebelum berada di China, ada baiknya mempelajari mesin pencari tersebut agar lebih mudah saat menggunakannya. Dan tak hanya Google, beberapa layanan media sosial populer seperti Facebook, Instagram, atau Line juga dibatasi. Solusi untuk mengaksesnya, kamu bisa gunakan VPN yang mestinya sudah disiapkan sejak sebelum berangkat ke China karena seluruh layanan Google termasuk Google Play juga dibatasi.

Pembatasan juga dilakukan pada jaringan wifi gratis di area publik, sehingga kamu perlu menyiapkan paket data sendiri sejak sebelum masuk ke negeri ini. Maka, cara yang paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan sewa wifi China melalui layanan wifi republic. Sebab dengan jaringan yang kuat dan mampu menembus hingga luar negeri, akan sangat membantu kamu saat membutuhkan internet untuk berbagai keperluan perjalanan.

Menemukan Makanan Halal

Tak dapat dipungkiri, soal makanan halal sering jadi masalah bagi para muslim saat berkunjung hingga ke luar negeri, termasuk di China. Maka, untuk menemukan makanan yang tepat, lebih baik memilih restoran berlogo halal, atau yang dibuka oleh orang India, Turki atau penduduk China muslim. Demikian juga saat membeli makanan yang dijual pedagang kaki lima, atau makanan instan seperti mie, snack, hingga bumbu masak usahakan untuk dapat menemukan logo halal tersebut.

Salah satu tips dari pengalaman wisatawan saat mencari makanan berbahan halal yang patut dicontoh adalah dengan membawa gambar babi, ayam, ikan atau sapi. Sebagaimana kita tahu bahwa orang-orang di China masih mempertahankan bahasa aslinya sehingga kurang familiar dengan bahasa Inggris. Maka, saat ingin mencari makanan halal, cukup tunjukkan gambar-gambar tersebut dengan sedikit penjelasan sehingga pedagangnya pun jadi paham.

Waspadai Penipuan

Saat berkeliling atau berbelanja barang-barang untuk souvenir atau oleh-oleh, ada baiknya mewaspadai terjadinya penipuan. Baik pada produk yang dijual atau justru ‘keramahan’ yang terkesan ‘dibuat-buat’ karena biasanya ada maksud tertentu di baliknya. Maka, sebaiknya perlu untuk lebih teliti saat membeli barang serta menanggapi sewajarnya apabila kita benar-benar tak memahami apa yang mereka bicarakan.

Ada beberapa hal negatif yang sebaiknya kamu ketahui dan mungkin akan sering kamu temui di sana. Yaitu tentang kebersihan, dimana toilet umum di China ternyata sudah terkenal di kalangan wisatawan dengan image kotor dan joroknya. Bahkan beberapa pengalaman juga menyatakan bahwa terkadang tak ada pintu, lampunya mati dan bau yang menyengat. Maka, langkah antisipasi yang bisa disiapkan adalah selalu siapkan tisu basah apabila suatu saat terpaksa harus menggunakan toilet umum di sana.

Selain itu, hal negatif juga terlihat dari kebiasaan warga yang suka meludah sembarangan, atau anak-anak yang membuang kotoran dan sampah di sembarang tempat. Saat berjalan kaki, pastikan selalu berhati-hati karena di sana banyak terjadi kecerobohan yang bisa menyebabkan kecelakaan. Maka saat menyeberang, ikuti warga lokal dan tetap tengok ke kiri dan kanan meskipun lampu lalu lintas sudah hijau.

Jadi, sebelum berangkat ke negeri China, ada baiknya untuk selalu mengingat tips-tips tersebut karena berdasar pada pengalaman para wisatawan yang pernah berkunjung ke sana. Bukan berarti pergi ke China adalah menakutkan, hanya saja perlu diketahui agar perjalanan kamu jadi lancar tanpa kendala dan hasilnya berupa kesan indah mendalam yang tak terlupakan.